IBCWE dan GRI Luncurkan Gender Reporting Toolkit

Indonesia Business Coalition for Women Empowerment (IBCWE) bekerja sama dengan Global Reporting Initiative (GRI) meluncurkan Gender Reporting Toolkit sebagai petunjuk bagaimana menggunakan indikator Gender Reporting Framework tersebut dalam standar pelaporan perusahaan. Panduan ini merujuk pada Peraturan OJK No. 51 tahun 2017, Surat Edaran OJK No. 16 tahun 2021 dan standar internasional, seperti GRI dan WEPs.

Direktur Eksekutif IBCWE, Maya Juwita mengatakan, panduan ini sangat diperlukan untuk membantu para perusahaan dalam menyusun pelaporan perusahaan, baik laporan tahunan maupun laporan berkelanjutan.

“Toolkit ini menggabungkan beberapa standar pelaporan yang ada di Indonesia, termasuk annual report yang biasa dilakukan bukan hanya oleh perusahaan terbuka melainkan juga seluruh perusahaan swasta yang ada di Indonesia,” katanya.

Maya juga menambahkan, panduan ini dirancang sedemikian rupa agar praktikal untuk semua perusahaan di Indonesia dan mencakup semua standar template pelaporan yang ada di Indonesia serta global.

Dalam upaya mendukung pelaporan tersebut, Bursa Efek Indonesia (BEI) bekerja sama dengan IBCWE dan GRI telah mengadakan Gender Reporting Toolkit Training bagi perusahaan-perusahaan terbuka.

Direktur SDM dan Keuangan BEI, Risa E. Rustam menuturkan, dengan diselenggarakannya acara ini, pihaknya berharap informasi yang diperoleh dapat memberikan insight positif kepada para perusahaan tercatat serta dapat meningkatkan pengetahuan perseroan terkait pelaporan aspek kesetaraan gender dalam laporan berkelanjutan.

“Selanjutnya semoga informasi-informasi tersebut dapat dicantumkan dalam laporan berkelanjutan sesuai dengan POJK 51 (NOMOR 51 /POJK.03/2017_red) dan turut mengadopsi standar internasional hingga dapat lebih informatif dan bermanfaat bagi investor lokal dan global dalam membuat keputusan investasi berbasis Environment, Social, and Governance atau ESG ke depannya,” tuturnya.

Gender Reporting Toolkit memiliki 12 indikator untuk membantu perusahaan mengintegrasikan indikator gender dalam laporan perusahaan yaitu delapan indikator esensial yang berfokus pada situasi dan perbaikan internal perusahaan (inward-looking), dan empat indikator lain yang merupakan indikator pelengkap untuk menganalisa aspek-aspek gender pada ruang eksternal perusahaan (outward-looking).

Layanan Keuangan Peraturan Otoritas tentang keuangan berkelanjutan (POJK 51/POJK.03/2017) mensyaratkan lembaga keuangan dan perusahaan publik yang terdaftar untuk mempublikasikan laporan keberlanjutan mereka Setiap tahunnya. Laporan-laporan ini harus mengungkapkan dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan, seiring dengan strategi perusahaan dalam mengatasi dampak negatif dan meningkatnya kontribusi mereka terhadap dampak positif. Kesetaraan gender, karya layak, dan manusia hak merupakan bagian dari aspek-aspek yang dipersyaratkan oleh POJK untuk dilaporkan.


Unduh Gender Reporting Toolkit

 

6 Juli 2022

Fellicca P. Madiadipura