Siapakah CEO perempuan pertama di dunia?

Images: www.washingtonpost.com

 

Siapakah CEO perempuan pertama di dunia?

Katharine Graham menorehkan namanya dalam sejarah sebagai Chief Executive Officer (CEO) perempuan pertama di dunia. Pencapaiannya membuka pintu bagi para perempuan lainnya untuk memulai karier hingga posisi puncak. Dikutip dari daya.id kiprah Katharine Graham sebagai CEO Washington Post menjadikan perusahaan surat kabar harian Amerika tersebut, salah satu yang terbaik pada masanya.

 

Siapa Sebenarnya Katharine Graham? 

Washington Post adalah surat kabar yang dibeli oleh ayah Katharine, Eugene Graham. Setelah ayah Katharine pensiun, dirinya menyerahkan posisi CEO pada Philip Graham, suami Katharine. Namun, pada tahun 60-an, Philip memutuskan untuk mengambil nyawanya sendiri dengan pistol sehingga membuat Katharine menjadi pengganti suaminya pada posisi CEO.

 

Perjalanan Katharine di Washington Post 

Tidak banyak pemimpin perempuan di zaman Katharine, terutama yang menduduki posisi puncak di perusahaan surat kabar. Sebagai perempuan tanpa role model, Katharine mengaku bahwa dirinya mendapatkan banyak kesulitan. Ia dipandang sebelah mata oleh para rekan kerjanya, terutama laki-laki. Banyak yang beranggapan bahwa posisi CEO terkesan ‘mudah’ diberikan kepada Katharine. Hal ini membuat Katharine merasa tidak percaya pada kemampuan dirinya sendiri.

Namun, Katharine tidak menyerah. Dirinya tetap meneruskan apa yang baik dan menambahkan beberapa hal yang mendukung kesetaraan gender di Washington Post. Gerakan ini membuat dirinya didukung oleh banyak orang, baik dari laki-laki ataupun perempuan.

 

Kolaborasi Antara Perempuan dan Laki-Laki

Katharine memutuskan untuk merekrut pekerja tanpa bantuan pihak ketiga. Ia melakukan proses rekrutmen para kandidat dengan tangannya sendiri dan akhirnya bertemu dengan Benjamin Bradlee. Lelaki ini kemudian bekerja sebagai editor di Washington Post dan membuat berita-berita yang luar biasa. Meskipun Katharine dan Bradlee dikenal sebagai partner yang sering bersitegang, tetapi keduanya memiliki tujuan yang sama. Mereka mampu mengesampingkan bias pribadi dan bekerja Bersama untuk membuat Washington Post menjadi lebih baik. Bradlee di bagian isi dan Katharine sebagai pemimpin perusahaan.

 

Langkah yang Berat 

Katharine melakukan langkah-langkah yang berat di masa kepemimpinannya, salah satunya adalah dengan pemilihan berita yang menantang perang pemerintah Amerika. Washington Post turut andil dalam perilisan Pentagon Papers1 dan skandal Watergate2 yang membuatnya semakin dipercaya oleh masyarakat. Dengan adanya dua skandal besar dari pemerintahan, serta kualitas tulisan yang luar biasa, Washington Post menjadi salah satu kekuatan terbesar di Amerika. Selain menjadi perwakilan masyarakat, langkah ini berhasil meningkatkan revenue Washington Post pada masanya.

Tetapi dalam biografinya, Katharine menulis tentang ketakutannya ketika merilis dua skandal pemerintah yang kemudian benar terjadi. Katharine dipanggil oleh pemerintah untuk datang ke pengadilan akibat pemberitaan tersebut. Namun, dukungan publik pada dirinya dan Washington Post membuat Katharine bisa membela dengan pasal-pasal yang melindungi media cetak pada masa itu.

 

Katharine di Kultur Populer

Sosok Katharine sebagai salah satu CEO perempuan yang handal membuatnya menjadi begitu dihormati, terlebih ketika Katharine terus membela hak-hak perempuan dan kaum maginal.  Katharine meninggalkan jejak di kultur populer dengan buku biografi dan film berjudul The Post.

Buku ini menceritakan tentang Katharine sebagai sosok CEO perempuan yang handal. Di buku tersebut, banyak diceritakan tentang komentar-komentar pribadinya terhadap segala keputusan yang terjadi di Washington Post di masa kepemimpinannya. Sedangkan film The Post yang dirilis pada tahun 2017, berfokus pada kiprahnya sebelum Pentagon Papers hingga kejadian tersebut dirilis di koran. Harapannya, akan banyak perempuan yang percaya diri untuk mengejar karier hingga menduduki posisi puncak dalam perusahaan.


The Post Movie Trailer

 

Catatan kaki:

1 Makalah yang berisi sejarah - termasuk rahasia tentang segala sesuatu mulai dari plot hingga melakukan kudeta hingga perkiraan niat negara lain - tentang peran AS di Indocina dari Perang Dunia II hingga Mei 1968 dan yang ditugaskan pada tahun 1967 oleh Menteri Pertahanan AS Robert S. McNamara.

2 Skandal politik besar di Amerika Serikat yang melibatkan pemerintahan Presiden AS Richard Nixon dari tahun 1972 hingga 1974 yang menyebabkan pengunduran diri Nixon.

 

30 Mei 2022

Tiara Tri Hapsari